Wakil Ketua DPRD Konsultasi ke KKP Terkait Kelebihan Produksi Ikan Patin

Rabu, 15 Januari 2020 | 18:11:57 WIB | Dibaca: 118 Kali


Konsultasi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Rocky Candra ke KKP, Rabu (15/1).

DPRDPROVINSIJAMBI - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Rocky Candra, Rabu (15/1) melakukan konsultasi ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mencari solusi terkait kelebihan produksi ikan patin yang ada di Provinsi Jambi.

Rocky Candra didampingi Kasubag Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Provinsi Jambi Riki Arli disambut langsung Direktur Usaha dan Investasi, Dr Catur Sarwanto didampingi Ditjen PDSPKP Indra Nurcahyo, Kasubdit Pemetaan dan Peluang Investasi Dena Nur Ambarsari serta Kasubbag Humas Ditjen PDSPKP dan Kasi Pengadaan Dit Logistik ditjen PDSPKP.

Rocky Candra dalam pertemuan itu meminta perhatian pemerintah pusat khususnya KKP, agar memberi solusi di Jambi terkait kelebihan produksi ikan patin dan juga meningkatkan benih udang ketak di daerah Tungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Provinsi Jambi, serta meminta bantuan kapal untuk nelayan di wilayah perairan Jambi sebanyak 30 unit.

Ia juga menyampaikan bahwa terkait dengan aspirasi nelayan Jambi khususnya Tanjungjabung Barat yang meminta agar pihak KKP memberikan kouta ekspor udang ketak di Jambi, sehingga harga udang ketak tidak dikendalikan oleh pihak lain atau luar negeri.

"Masayarakat nelayan Jambi meminta pemerintah untuk melakukan revisi Permen No 71 tentang alur penangkapan ikan dan penempatan alat penangkapan. Hal ini dapat menyebabkan nelayan di Tanjungjabung Barat sebagian tidak bisa berlayar atau menangkap ikan," katanya menjelaskan.

DIa juga berharap ada sosialisasi kepada nelayan Jambi terkait dengan kartu Kusuka yang menjadi salah satu syarat untuk memperoleh bantuan dari KKP. "Dengan adanya kartu Kusuka tersebut nelayan bisa mendaftar di Pusdatin dengan mendapatkan Info dari Dinas Perikanan Provinsi Jambi," katanya menambahkan.

Sementara Direktur Usaha dan Investasi KKP, Dr Catur Sarwanto menyambut konsultasi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi. Ia berharap pertemuan tersebut dapat bermanfaat, khusus para nelayan yang ada di Provinsi Jambi.

Terkait dengan solusi atas kelebihan produksi ikan patin di Jambi, KKP menyebut telah mengalokasikan Integrated Cold Storage (ICS) di Kabupaten Kampar Riau untuk mendukung industri patin, sehingga produksi patin Jambi bisa diarahkan ke sana. "Kegiatan ICS ini sangat mendukung sekali sektor perikanan khususnya budidaya patin," katanya.(*)